Tepat dihari pertama KKN
2018, Senin, 14 Januari 2018, saya berniat untuk mengajukan surat yang
ditujukan kepada kepala sekolah MAN 1 kota Serang. Ketika itu, saya belum
memiliki janji untuk datang ke sekolah
tersebut, bahkan pernah masuk ke sekolah tersebutpun belum pernah. Namun, atas
bantuan dari teman-teman adik angkatan waktu di SMP yang melanjutkan sekolah
disana saya bisa mendapatkan informasi-informasi penting yang dapat membantu
perizinan.
Pagi hari setelah
mengumpulkan nyawa selepas sholat subuh dan bersih bersih juga bersiap-siap,
semua kegiatan dimulai dengan seruan Ummi kepada saya bahawasannya saya diutus
pergi ke SAMSAT provinsi Banten untuk mengurus pajak kendaraan bermotor yang
kami miliki. Tanpa pikir panjang, langsung saja saya katakana “iyaa, siap,
tapi..” belum selesai berbicara beliau langung pamit berangkat ke sekolah dan
memberikan segala pesyaratan untuk itu. Alhasil hari pertama di Serang saya
habiskan untuk membayar pajak tersebut.
Tepat pada hari Rabu, 16
Januari 2018, setelah meminum secangkir kopi dan membuatkan teh yang dibumbui
dengan perasan jeruk untu ummi, tanpa basa basi lagi saya mengantar dan
berpamitan juga meminta do’a agar bisa tembus ke sekolah yang dulu menjadi
tempat belajar dari keluarga Ummi juga. Dengan segala ketulusan hati, beliau
mendo’akan juga memberikan motivasi agar bisa lebih semangat lagi.
Pagi itu cuaca mendung,
gerimis dan berangin menemani perjalanan saya setelah mengantarkan Ummi ke
sekolah. Sempat ragu dimana kendaraan ini harus dipakirkan, karna tidak
terlihat satu mobilpun terparkir disekitar pintu masuk. Lalu setelah saya
bertanya diperbolehkn masuk dan memarkirkan di lapangan basket tampat biasanya
siswa berolahraga. Saya datang memasuki gerbang. Setelah memarkirkan kendaraan
saya memutuskan untuk mampir ke masjid melaksanakan sholat dhuha terlebih
dahulu.
Setelah selesai sholat
dhuha, saya mencari ruangan yang harus saya tuju. Setelah menanyakan kepada
siswa dan juga satpam setempat saya diarahkan ke ruang TU untuk menyerahkan
surat permohonan IGS.
saya disambut dengan ramah
oleh bagian waka kurikulum sekolah tersebut. Sambil menjelaskan tujuan serta
maksud kedatangan saya kesana, saya memberikan tugas dan menjelaskan sedikit
tentang kampus STKIP Al Hikmah sabil menunggu keputusan dari surat permohonan
tadi.
Hampir lebih dari 1 jam
menunggu keputusan dan berbincang-bincang dengan waka kurikulum disana, salah
satu staf MAN 1 Serang menghampiri bapak bidang kurikulum untuk memberikan surat
keputusan dari kepala sekolah. Selepas beliau membacanya, saya bertanya:
“Bagaimana bapak?”
Lalu beliau menarik nafas
cukup dalam dan menjawab,
“Iya, boleh, tapi
keputusan dari kepala sekolah tidak bisa diganggu gugat lagi bahwa segala
bentuk kegiatan yang ada hubungannya dengan siswa dan luar belum bisa
dilaksanakan pada semester ini, ditinjau dari padatnya kegiatan di sekolah dan
jadwal guru yang harus memenuhi standar dikti.”
Dari kalimat beliau saya
sudah bisa menyimpulkan bahwa saya harus segera mencari sekolah lain untuk KKN
semester ini. Tak lama setelah itu saya berpamitan dan berterimakasih untuk
bantuan dari beliau.
Pada hari yang sama, saya
langsung mengajukan surat permohonan peraktik mengajar di sekolah SMP Islm Al
Azhar 11 Serang. Alhamdulllah, tanpa menunggu waktu lama dan perizinan yang
belit-belit, saya diizinkan untuk mengajar oleh bapak Ismahir selaku guru
pamong dan waka kurikulum disana. Sesuai keputusan yang telah diberikan, saya
memulai kegiatan mengajar di hari Senin pekan selanjutnya.
Comments
Post a Comment