Selang 1 hari mengikuti jadwal pelajaran yang sudah diberikan saya kembali ke sekolah, tanpa diduga-duga ternyata semakin banyak siswa dan guru yang mengenal, padahal tidak pernah berinteraksi langusung dengan mereka kecuali dengan guru pamong dan murid-murid di kelas, sisanya hanya tegur sapa saja saat berpapasan di jalan atau perpustakaan. Ketika saya menunggu di ruang TU, hampir setiap siswa yang melintas menyapa dengan menebut nama. Guru-guru dengan ramahnya membalas salam dan sapaan saya ketika bertemu. Waktu jam belajaran belum tiba, beberapa siswa menghampiri meminta agar segera memasuki kelas, padahal waktu istirahat belum saja selesai dan masih terhitung lama sebelum jam pelajaran tiba. Dihari kedua dikelas bilingual, kali ini mereka sudah rapih dan siap untuk belajar. berbeda dengan hari pertama dengan kelas yang tidak tertata dan beberapa masih berada di luar kelas. “Kak, sudah kami tunggu dari tadi, tepat waktu sekali.” ka ta salah seorang murid menyeru. ...